Wasedaboys Hunting Street Food di Busan, Ternyata Rasa Toppokinya Beda dengan yang di Seoul?

  • Nihongo Mantappu
  • 30 December 2022

Setelah berpisah selama kurang lebih 5 bulan untuk melakukan aktivitasnya masing-masing, kini Wasedaboys kembali berkumpul dalam rangka Trip to Korea! Setelah pada video sebelumnya Wasedaboys berkesempatan untuk mukbang Cheese Galbi sebanyak 1 wajan di Busan, pada video yang diunggah kali ini, Wasedaboys hunting street food khas Korea di Gukje Market yang rasanya enak-enak banget!

Jajanan pertama yang mereka coba adalah sebuah es krim cone yang disajikan sepanjang 32 cm. Meski terasa seperti es krim pada umumnya, namun mereka tetap menyantap habis es krim tersebut karena cuaca di Busan saat itu sedang terik. 

Lanjut lagi, Wasedaboys kemudian mengunjungi sebuah kedai yang menyajikan banyak jajanan khas Korea yang sudah banyak diketahui oleh banyak orang seperti odeng dan kimbab. Mereka pun memutuskan untuk membeli gyoza yang tebal, kenyal, ditambah dengan cocolan sausnya yang asin gurih. 

Belum puas, empat orang sahabat ini kemudian menghampiri kedai yang menyajikan berbagai gorengan. Mereka memesan ayam goreng, satai, hingga sosis goreng yang disajikan dengan cara ditusuk, kemudian dibakar dan dioles dengan saus. Yusuke mengatakan bahwa rasanya mirip dengan yakitori yang ada di Jepang!

Selanjutnya, Wasedaboys mengunjungi sebuah kedai hotteok dengan antrian yang begitu panjang. Sebagai informasi, hotteok adalah panekuk khas Korea berisi pasta kacang. Karena penasaran, mereka pun ikut mengambil antrean.

“Kayak dorayaki atau pancake, tapi garing. Luarnya garing. Enak!,” ujar Jerome. 

Masih belum kenyang, Wasedaboys melanjutkan penjelajahannya di Gukje Market dengan membeli kimbab dan toppoki. Meski sudah beberapa kali mencoba toppoki di tempat lain, termasuk di Seoul, namun banyak yang mengatakan bahwa rasa toppoki Seoul dan Busan berbeda. Maka dari itu mereka penasaran ingin mencari tahu di mana letak perbedaan rasanya. 

Menurut Jerome, rasa toppoki di Busan tidak terlalu manis dibandingkan rasa toppoki di Seoul. Selain itu, rasa pedasnya lebih menggelitik lidah. 

Terakhir, Wasedaboys mengunjungi sebuah cafe yang menyajikan es serut dengan berbagai rasa. Sempat bingung mau memesan rasa apa, akhirnya mereka memutuskan untuk membeli es serut Apple Mango Cheese Snowflakes dan Oreo Chocolate Monster Snowflakes. 

Buat yang penasaran dengan serunya Wasedaboys hunting street food di Busan, langsung aja cek videonya hanya di YouTube Channel Nihongo Mantappu, ya!

---

PT Suara Mas Abadi (SMA) dengan label Hits Records adalah perusahaan bergerak dalam bidang industri rekaman di bawah PT Star Media Nusantara (SMN) yang merupakan bagian dari PT MNC Studios International Tbk.

Hits Records memantapkan fokusnya kepada karya musik bergenre Pop, Folks, RnB, dll. Kesuksesan Hits Records dapat dilihat dari talenta-talenta yang dimiliki, seperti Andmesh Kamaleng, Mahalini Raharja, Nuca, Novia Bachmid, dll.

PT Suara Mas Abadi mengembangkan diri dengan membentuk divisi digital yang diberi nama StarHits dengan fokus untuk monetisasi aset digital MNC group, bekerjasama dengan banyak konten kreator untuk memproduksi konten yang bermutu.

StarHits juga ditunjuk oleh YouTube sebagai MCN (Multi Channel Network). Selain menyediakan layanan dalam pengelolaan konten, StarHits memiliki tujuan untuk mendistribusikan konten secara efektif ke seluruh platform media untuk meningkatkan jangkauan audiens, perlindungan konten atau hak cipta, & monetisasi konten.

Temukan kami di:
Website: https://www.starhits.id/ 
Facebook: https://www.facebook.com/starhitsidn 
Twitter: https://twitter.com/Starhitsid 
Instagram: https://www.instagram.com/starhitsid/ 

#NihongoMantappu
#smn
#starhits
#hitsrecords
#msin
#mncstudiosinternational

Creator's Article

Petualangan Kuliner Wasedaboys di Eropa: Mencicipi Streetfood Terbaik dari Strasbourg
Waseda Boys Temukan Makanan Indonesia Siap Saji di Supermarket Albert Heijn
Waseda Boys Habiskan Rp 2,5 Juta per Orang Untuk Fine Dining, Worth It Nggak Sih?
Kunjungi Amsterdam, Waseda Boys Temukan Fakta Bahasa Indonesia?

Pilihan Editor

List Category Article

Zoe Levana Pertama Kali Bangun Tenda Camp Sendiri?
Raih 700 Ribu Subscriber, Diera Nathania Berharap Capai 1 Juta Subscriber dan Terus Berkarya
Berawal Iseng, Kini Windi Satria Sukses di YouTube
Di Balik Layar Diera Nathania: Konten Kreator Sukses di Balik Layar

Search Article